Private Cloud Service

Click here to edit subtitle

V4L Arts

V4L Opinion: Alasan Mengapa Motor Honda Irit BBM dan Perbandingan Mesin 150cc Flagship Milik Pabrikan

Posted on March 28, 2017 at 12:20 AM

28/03/17

V4L-virtualpcs.webs.com


V4L-Pada artikel ini, admin akan membahas mengapa motor honda bisa irit dan juga akan membandingkan mesin 150cc flagship milik 3 pabrikan berbeda. Yakni Honda All new CBR150R, Yamaha All new R15 & Suzuki GSX-R150. Ayo kita bahas.


Faktor yang mempengaruhi keiritan bahan bakar dari motor:

1. Nilai Torsi yang didapat pada RPM terendah

2. Kompresi rasio mesin

3. Bobot kendaraan dan Power to weight ratio

4. Volume tangki BBM


1. Nilai Torsi yang didapat pada RPM paling rendah

per tanggal 28 maret 2017 ini, terdapat 3 mesin dari 3 pabrikan yang berbeda yakni Honda, Yamaha dan Suzuki.

A. Mesin Honda 150cc milik Honda All new CBR150R

Pada mesin honda ini, ternyata common parts dengan Honda All new CB150R, Honda Sonic 150R & Honda Supra GTR150. Hanya saja terjadi perbedaan mapping dari ECU sehingga terjadi pengurangan tenaga mesin.

DIAMETER X LANGKAH : 57,3 x 57,8 mm = 149,16 cc (near square)

POWER : 12,6 kW @9000 RPM

TORSI : 13,7 Nm @7000 RPM

B. Mesin Yamaha 150cc milik Yamaha All new R15

 Pada mesin yamaha ini adalah mesin yamaha 150cc yang terbaru.

 DIAMETER X LANGKAH : 58 x 58,7 mm = 155,1 cc (near square)

 POWER : 14,2 kW @10000 RPM

 TORSI : 14,7 Nm @8500 RPM

C. Mesin Suzuki 150cc milik Suzuki GSX-R150

 Pada mesin suzuki ini, ternyata common parts dengan Suzuki GSX-S150 & Suzuki All new Satria F150. Terjadi perbedaan mapping juga pada ECU masing-masing motor.

 DIAMETER X LANGKAH : 62 x 48,8 mm = 147,3 cc (overbore)

 POWER : 14,1 kW @10500 RPM

 TORSI : 14 Nm @10000 RPM

Kesimpulan: Dari data ini dapat terlihat bahwa mesin Honda memiliki Torsi maksimal pada 7000 RPM. Semakin rendah nilai RPM maka mesin tersebut semakin irit dibandingkan dengan kompetitornya. Sebaliknya bila RPM semakin tinggi, maka mesin tersebut memiliki power yang besar yakni: mesin Suzuki pada 10500 RPM (power maksimal).


2. Kompresi rasio mesin

Semakin tinggi rasio kompresi mesin, maka motor akan semakin irit tetapi juga semakin tinggi oktan bahan bakar yang dibutuhkan mesin.

A. Mesin Honda : 11,3 banding 1

B. Mesin Yamaha : 11,6 banding 1 (non VVA) & 12 banding 1 (VVA)

C. Mesin Suzuki : 11,5 banding 1

Kesimpulan: Dari data ini dapat terlihat bahwa mesin yamaha menang di sektor ini.


3. Bobot kendaraan

Semakin tinggi bobot kendaraan maka semakin tinggi pula kebutuhan bahan bakar ke mesin.

A. Mesin Honda : 135 kg

 B. Mesin Yamaha : 137 kg

 C. Mesin Suzuki : 131 kg

 Kesimpulan: Dari data ini dapat terlihat bahwa mesin suzuki menang di sektor ini. Dikarenakan bobot yang ringan sehingga tidak terlalu membebani mesin.

 

4. Volume tangki BBM

Semakin besar volume tangki BBM maka semakin lama BBM habis.

A. Mesin Honda : 12 liter

B. Mesin Yamaha : 11 liter

C. Mesin Suzuki : 11 liter

Kesimpulan: Dari data ini dapat terlihat bahwa mesin honda menang di sektor ini dikarenakan volume tangki BBM terbesar dikelasnya.


Perbandingan poin mesin Honda, mesin Yamaha & mesin Suzuki = 2 : 1 : 1. Faktor terutama adalah faktor torsi yang paling rendah dan volume tangki bahan bakar yang besar. Dan disini mesin honda yang menang. Faktor lainnya adalah faktor tambahan saja.

Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca :)


Sumber berita:

Honda, Yamaha, Suzuki, Otomotifnet

Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

0 Comments